Kali ini Saya akan membahas topik cerita kita yang Anda mungkin pernah ngalamin hal tersebut.
Hal yang akan Saya ceritakan kali ini adalah tentang Ketulusan yang di sia-siakan oleh wanita yang dicintai lelaki yang sungguh mencintainya.
Kisah ini adalah pengalaman tersakit dan terpahit dalam masalah percintaan yang Saya alami.
Sebelumnya Saya mohon maaf jika cerita yang Saya buat ini tidak berkenan dihati Anda yang membacanya. Ambil lah pesan positif jika ada Anda temui nantinya, jadikan cerita ini sebuah pelajaran untuk lebih mengerti arti dari sebuah ketulusan.
Kita masuk saja langsung ke awal cerita yang sebenarnya.....
Ketika pada saat seorang lelaki memiliki seseorang teman wanita yang dulunya sudah berteman lama dengan wanita tersebut dan lelaki ini juga telah mengetahui sifat-sifat wanita tersebut ketika berteman dengan dia. Lalu seketika suatu hari pada saat mereka berjalan berdua disuatu tempat, tanpa disadari mereka berdua saling mengunggkapkan isi hati mereka masing-masing, hingga pada akhirnya ada kontak batin yang muncul dari dalam diri mereka, seketika itu juga mereka saling jatuh cinta satu sama lain walaupun lelaki ini telah mengetahui kejelekkan sifat wanita tersebut. Karena lelaki merasakan kenyamanan saat berada didekat wanita tersebut, Lelaki ini berfikir apa salahnya kejelekkan tersebut menjadi pedoman untuk kedepannya dan mengubah kejelekkan itu. Hari demi hari setelah mereka mengunggkapkan isi hati satu sama lain, kedekatan mereka semakin dekat, hingga pada akhirnya menurut lelaki tersebut ingin memutuskan suatu hal yang dianggapnya sudah patut untuk ditanyakan kepada wanita itu, maka lelaki bertekad untuk menembak wanita tersebut, dan pada tanggal 18/02/2017 lelaki tersebut menyatakan semua isi hatinya kepada wanita yang dicintainya itu, akhirnya wanita juga merasakan hal yang sama dengan lelaki tersebut, hingga akhirnya pada waktu itu juga mereka berpacaran.
Kira-kira setelah sebulan berpacaran keributan dan kejelekkan satu sama lain telah kelihatan dengan sendirinya dan hubungan terasa semakin tidak nyaman dengan situasi tersebut. Lelaki terasa sangat tidak dihargai dan dimengerti karena ketulusan lelaki ini bukanlah sandiwara belaka. Wanita ini seperti acuh tak acuh dengan semua keributan yang sering terjadi, hari demi hari terasa sangat tertekan dengan perubahan sifat wanita tersebut. Kata-kata putus mulai terlontarkan, tiada lagi pertahanan dan pengorbanan yang terlihat dari kedua pasangan tersebut. Sering kali terlontarkan kalimat "PUTUS", hingga akhirnya kembali lagi. Lelaki telah berjuang mati-matian untuk mempertahankan hubungan yang dilakukan lelaki dengan sungguh-sungguh. Semakin lama semakin terlihat perubahan drastis dari wanita ini, kadang lelaki berfikir ada kah lelaki lain yang dicintai oleh wanita ini? atau sudah mulai muncul rasa bosan dan jenuh? Lelaki setiap hari berfikir hingga mengeluarkan air mata karena memendam rasa curiga itu dan menahan sakit serta sedih yang diterima oleh sifat wanita tersebut. Pengorbanan, perjuangan, pertahanan, kesetiaan, serta ketulusan dari lelaki ini semakin lama semakin tidak dihargai sama sekali oleh wanita ini.
3 hari sebelum hubungan mereka sungguh-sungguh telah berakhir, wanita tersebut sudah seperti tidak mementingkan lelaki ini, sudah tidak menghargai apa yang dibicarain oleh lelaki ini, lebih mementingkan kesibukkan lain yang tidak penting ketimbang perasaan sang lelaki tersebut. Pada waktu telah tiba lelaki ini sudah sungguh-sungguh tidak bisa lagi menahan rasa sakit itu, sudah merasa tidak layak lagi dipertahankan, dan sudah putus asa akan semua kelakuan wanita ini, lelaki akhirnya menyudahi hubungan yang dianggap adalah wanita itu adalah "Cinta Sejati"nya. Wanita pun berkata iya dan menuruti semua omongan dari lelaki tersebut. Berakhirlah hubungan yang berarti bagi lelaki ini. Setiap hari lelaki merasakan kesedihan, kepedihan, serta kekecewaan yang mendalam. Lelaki berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melupakan kepedihan da
Hal yang akan Saya ceritakan kali ini adalah tentang Ketulusan yang di sia-siakan oleh wanita yang dicintai lelaki yang sungguh mencintainya.
Kisah ini adalah pengalaman tersakit dan terpahit dalam masalah percintaan yang Saya alami.
Sebelumnya Saya mohon maaf jika cerita yang Saya buat ini tidak berkenan dihati Anda yang membacanya. Ambil lah pesan positif jika ada Anda temui nantinya, jadikan cerita ini sebuah pelajaran untuk lebih mengerti arti dari sebuah ketulusan.
Kita masuk saja langsung ke awal cerita yang sebenarnya.....
Ketika pada saat seorang lelaki memiliki seseorang teman wanita yang dulunya sudah berteman lama dengan wanita tersebut dan lelaki ini juga telah mengetahui sifat-sifat wanita tersebut ketika berteman dengan dia. Lalu seketika suatu hari pada saat mereka berjalan berdua disuatu tempat, tanpa disadari mereka berdua saling mengunggkapkan isi hati mereka masing-masing, hingga pada akhirnya ada kontak batin yang muncul dari dalam diri mereka, seketika itu juga mereka saling jatuh cinta satu sama lain walaupun lelaki ini telah mengetahui kejelekkan sifat wanita tersebut. Karena lelaki merasakan kenyamanan saat berada didekat wanita tersebut, Lelaki ini berfikir apa salahnya kejelekkan tersebut menjadi pedoman untuk kedepannya dan mengubah kejelekkan itu. Hari demi hari setelah mereka mengunggkapkan isi hati satu sama lain, kedekatan mereka semakin dekat, hingga pada akhirnya menurut lelaki tersebut ingin memutuskan suatu hal yang dianggapnya sudah patut untuk ditanyakan kepada wanita itu, maka lelaki bertekad untuk menembak wanita tersebut, dan pada tanggal 18/02/2017 lelaki tersebut menyatakan semua isi hatinya kepada wanita yang dicintainya itu, akhirnya wanita juga merasakan hal yang sama dengan lelaki tersebut, hingga akhirnya pada waktu itu juga mereka berpacaran.
Kira-kira setelah sebulan berpacaran keributan dan kejelekkan satu sama lain telah kelihatan dengan sendirinya dan hubungan terasa semakin tidak nyaman dengan situasi tersebut. Lelaki terasa sangat tidak dihargai dan dimengerti karena ketulusan lelaki ini bukanlah sandiwara belaka. Wanita ini seperti acuh tak acuh dengan semua keributan yang sering terjadi, hari demi hari terasa sangat tertekan dengan perubahan sifat wanita tersebut. Kata-kata putus mulai terlontarkan, tiada lagi pertahanan dan pengorbanan yang terlihat dari kedua pasangan tersebut. Sering kali terlontarkan kalimat "PUTUS", hingga akhirnya kembali lagi. Lelaki telah berjuang mati-matian untuk mempertahankan hubungan yang dilakukan lelaki dengan sungguh-sungguh. Semakin lama semakin terlihat perubahan drastis dari wanita ini, kadang lelaki berfikir ada kah lelaki lain yang dicintai oleh wanita ini? atau sudah mulai muncul rasa bosan dan jenuh? Lelaki setiap hari berfikir hingga mengeluarkan air mata karena memendam rasa curiga itu dan menahan sakit serta sedih yang diterima oleh sifat wanita tersebut. Pengorbanan, perjuangan, pertahanan, kesetiaan, serta ketulusan dari lelaki ini semakin lama semakin tidak dihargai sama sekali oleh wanita ini.
3 hari sebelum hubungan mereka sungguh-sungguh telah berakhir, wanita tersebut sudah seperti tidak mementingkan lelaki ini, sudah tidak menghargai apa yang dibicarain oleh lelaki ini, lebih mementingkan kesibukkan lain yang tidak penting ketimbang perasaan sang lelaki tersebut. Pada waktu telah tiba lelaki ini sudah sungguh-sungguh tidak bisa lagi menahan rasa sakit itu, sudah merasa tidak layak lagi dipertahankan, dan sudah putus asa akan semua kelakuan wanita ini, lelaki akhirnya menyudahi hubungan yang dianggap adalah wanita itu adalah "Cinta Sejati"nya. Wanita pun berkata iya dan menuruti semua omongan dari lelaki tersebut. Berakhirlah hubungan yang berarti bagi lelaki ini. Setiap hari lelaki merasakan kesedihan, kepedihan, serta kekecewaan yang mendalam. Lelaki berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melupakan kepedihan da
No comments:
Post a Comment